Tuesday, May 9, 2023

Kratom

 

Jika kalian googling, pastinya akan mendapatkan banyak data & informasi mengenai ini.
 

nah kali ini saya akan sharing pengalaman sebagai pemakai istilahnya, bahkan bisa dibilang saya sudah sampai ke tahap kecanduan alias pecandu.

saya mulai minum Kratom sejak sembuh dari Covid-19, Maret 2022. beli di online, waktu itu harga 1KG cuma sekitar 50k (rebu)an.

bersyukur masih belum dilarang hingga saat ini, karena banyak faktor. misalnya karena banyak tumbuh terutama di daerah Kalimantan Barat dan menjadi sumber pemasukan devisa negara yg cukup tinggi.

ok, langsung aja to the point ke intinya.

tujuan saya :
1. bisa mengurangi nyeri, sakit, capek. misalnya setelah kerja fisik berat, badan berasa capek, pegel, lelah. nah abis ditembak (istilahnya) atau minum ini, rasa ngilu, cape nya ilang tapi sementara,
justru ini yg rada bahaya (jadi sy ga berasa cape, padahal badan memang udah capek)
Jadi mungkin efek kebas ini yg agak mirip SABU (Metamphetamine) , yaitu penambah stamina (tapi ringan, gak se EXTRIM sabu)

2. bisa mengurangi perasaan cemas, gelisah, depresi, takut, kesal, marah, bisa meredam emosi marah, dendam, benci, iri, dengki.
karena ada efek depresan (penenang)nya. jadi agak mirip obat penenang tapi alami, karena bukan kimia.
menurut saya ini lebih ringan sekaligus aman karena efek sampingnya lebih sedikit, ringan, tidak seberat, sebahaya obat penenang farmasi pabrikan seperti golongan benzo, zolam, zepam, dkk.



3. bisa menjadi obat tidur, jika meminum dalam jumlah agak banyak, efek beratnya diantaranya akan bisa cepat tidur, karena mengantuk.

4.bisa sebagai obat diare(mencret), pengalaman saya dulu pernah kena diare parah sampai di-opname, dan sesudahnya diberi antibiotik paten (merk BANAN, isinya Ciprofloxacine buatan Kalbe) tapi sampe obatnya abis pun saya masih suka mencret.
lalu setelah minum purik super green, langsung seketika itu pula, mencret saya langsung stop, dan gejala diare langsung sembuh total.

5. bisa menurunkan kadar gula darah, karena kandungan bahan kimia alkaloid alaminya yaitu Mitragynine. jadi istilahnya bisa mengurangi peradangan internal tubuh

6. sumber anti-oksidan alami, karena efek dari alkaloid alaminya itu. jadi bisa menjadi suplemen anti-oksidan alami murah meriah. 
Entah saya kadang merasa jadi seperti lebih awet muda sedikit dari sebelumnya.


Namun ada juga efek samping negatif yg saya alami, yaitu :
1. jika overdosis istilahnya atau kebanyakan. overdosis saya sekitar 2 sdm (sendok makan penuh), maka saya akan merasa sedikit teler, kepala puyeng, keleyengan. Tapi tergantung kondisi saya, bahkan pernah sampai tangan gemetaran.
Jadinya bahaya jika bawa kendaraan, bisa ada resiko kecelakaan.

2. jika sudah lama memakainya, muncul bercak, ruam coklat2 kehitaman di kulit pinggang saya. meski tidak gatal dan tidak sakit.

3. terkadang ada muncul gatal di betis saya, berbentuk seperti bisul kecil tapi tidak bernanah, jadi seperti koreng kecil.


4. lama kelamaan bisa terjadi penurunan berat badan. karena membuat nafsu makan berkurang, tidak suka makan banyak, akibatnya badan jadi kurus, ceking, begeng istilahnya.

5. bisa menyebabkan lambung terasa eneg, mual jika diminum dalam dosis/takaran jumlah besar dan setelah makan gula2 atau karbohidrat.

6. bisa menyebabkan susah tidur alias tidur larut malam, efek yg berbalik dari ngantuk sebelumnya. entah saya juga bingung, karena efeknya bisa jadi berlawanan dari yg umumnya.


Sekedar TIPS dari saya sebagai pengguna hingga saat ini :
1. untuk pemula, coba dengan dosis ringan, sedikit dulu yaitu sekitar 1 sdt (sendok teh)
2. rasanya super, sangat pahit, maka saya saat minum tahan napas. langsung telan, teglek aja.
3. bisa dicampur dengan juice buah atau jika mau boleh teh, sirop, nutrisari, dll. untuk meredam rasa pahitnya.

4. lebih aman jika dicampur air lemon, jeruk nipis atau air nanas muda (yg asem)
5. jangan diminum saat lapar (perut kosong) dengan dosis tinggi, karena bisa menyebabkan keleyengan, puyeng berat, tremor(tangan gemeteran)


KESIMPULAN :
1. Tumbuhan Kratom, Purik, Ketum bukanlah merupakan Tumbuhan Narkotika seperti yg pernah dituding/divonis oleh BNN (Badan Narkotika Nasional). Karena tidak akan menyebabkan efek kehilangan kesadaran, halusinasi berat, euforia (rasa senang berlebihan) atau perubahan drastis prilaku.


BNN menurut saya hanyalah lembaga/Institusi yg terlalu berlebihan dalam menjatuhkan vonis terhadap suatu zat, tumbuhan.

Kratom hanya akan berbahaya misalnya menjadi Narkotik jika diminum dalam jumlah yg sangat tinggi/besar, dan malah bisa menyebabkan kehilangan kesadaran, kelumpuhan organ / otot pernafasan, akibatnya yaitu kematian.

semua zat atau makanan, minuman pun jika dikonsumi dalam jumlah sangat besar/tinggi banget atau istilahnya DISALAHGUNAKAN OVERDOSIS maka akan berakibat merugikan.

Ibarat pepatah, segala sesuatu yg over/berlebihan itu tidak bagus./tidak baik, malah berbahaya/merugikan.


Jadi Vonis yg menyebutkan kalau Kratom lebih berbahaya dibanding Kokain, Morfin itu adalah sesuatu yg terlalu OVER/Berlebihan bahkan sangat mengada2, mungkin ini bisa menjadi alasan sok sehat atau konspirasi (kerjasama dengan industri farmasi) agar melarang tanaman ini, dan supaya obat kimia sintetis pabrikan lebih laku, padahal sudah jelas2 terbukti jika obat sintetis farmasi itu memiliki efek samping merugikan bahkan sampai membunuh.

2. Kratom merupakan komoditas yg bisa menghasilkan uang, apalagi jika diexport keluar negeri akan menguntungkan banyak orang terutama petani, pengusaha dan tentunya Negara kita sendiri.
Sama halnya dengan tumbuhan Opium, Ganja, Kokain , dkk.  dimana sudah dilegalkan atau tidak dilarang di negara Thailand. Karena sudah terbukti bahwa memiliki banyak manfaat yg menguntungkan


3. Kratom bisa menjadi alternatif pelarian sekaligus solusi bagi yg kecanduan Narkoba (zat level berat seperti Heroin, sabu extasy, putauw, dkk) karena berbagai manfaat yg dimiliknya. Meskipun sangat jauh lebih ringan efeknya.


4. Misalnya Mariyuana, memiliki zat CBD (Cannabidiol) yg bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit aneh, berat seperti Parkinson, Schizofrenia, bahkan Tumor, Kanker pun akan bisa sembuh, seperti di Eropa , Korea selatan sana sudah dibudidayakan secara perorangan.
 


5. Tumbuhan Opium atau istilah nya Candu, juga memiliki efek positif jika dikonsumsi dalam jumlah sedikit, misalnya membuat orang jadi teler, lemes, halusinasi, jadi bisa mengurangi tindak kriminal (merugikan orang lain seperti mencuri, memperkosa, membunuh)
 


6. Indonesia hingga saat ini masih menjadi negara yg terlalu  'suci' dalam hal ini. entah kenapa.maka dari itu tidak heran jika tindak kriminalitas disini sangat tinggi apalagi jika sudah malam hari,
misalnya jambret, maling, rampok, pemerkosa, pembunuh, dll.

Berbeda dengan situasi pada jaman dulu (tahun 50an) dimana saat Candu masih dijual bebas &murah, maka tingkat kriminal sangat rendah, namun memang disisi lain, orang akan menjadi sangat malas, tenang, santai istilahnya.

https://money.kompas.com/read/2021/03/28/174221626/ketika-ri-jual-opium-22-ton-untuk-bayar-gaji-pegawai-pemerintah?page=all


7. Jadi menurut saya, sudah seharusnya Indonesia mengikuti dan mencontoh serta meneladani kebijakan Thailand, Korsel, Eropa (Belanda, Germany, Slovakia, dkk) Amerika, dll. yaitu melegalkan tumbuhan yg dianggap "berbahaya" padahal kenyataannya sangat bermanfaat , sakti seperti Mariyuana.

Karena PBB pun sudah mencabutnya dari daftar golongan Narkotika, jadi artinya Ganja bukan Narkotika dan boleh dibudidayakan sebesar²nya dan dijual bebas.

Maka dari itu Amerika, Thailand, Korea Selatan, German, Negara² Eropa, dkk. saat ini sedang mengalami kemajuan pesat dibanyak bidang kehidupan baik ekonomi, pariwisata, kesehatan, dll. negaranya semakin makmur karena rakyatnya juga makin sejahtera, bahagia akibat boleh menanam, menikmati, menjual Ganja. 

Sementara negara kita masih berputar² saja berjuang mengatasi problema yg tidak pernah berakhir, seperti demonstrasi, kriminalitas, korupsi, dll. polemik akibat kebodohan, kenaifan sendiri.

Apalagi jika Indonesia yg mana banyak pegunungan, terutama di Aceh, Sumatera Utara akan bisa menghasilkan Ganja dengan varietas unggul sehingga bisa diadu dengan varian negara lain.

Namun entah sampai kapan, karena kenaifan para petinggi /penguasa pemerintahannya, banyak yaitu seperti BNN, DPR, Bea Cukai, Polisi, Tentara, Menteri², dll. Belum lagi dari kaum mayoritas yg sok suci, padahal munafik semua. 

https://yogya.inews.id/berita/thailand-akan-bagikan-1-juta-pohon-ganja-ke-masyarakat-kok-bisa

Ok, mungkin cukup sekian dulu artikel saya kali ini, semoga bermanfaat, terima kasih banyak sudah membaca, like dan koment, salam damai sejahtera, sukses, sehat selalu :)

Sedikit catatan mengenai tanaman ganja

Tumbuhan ganja  yaitu tumbuhan subtropis yang hanya bisa tumbuh di daerah pegunungan, dataran tinggi yg beriklim sejuk. Sebenarnya masih bis...