Friday, August 18, 2023

Ganja

Ganja adalah salah 1 tanaman yg banyak memiliki manfaat. disebut juga Mariyuana, Cannabis, Weed, bhang, gele, cimeng. sebutan keren yaitu MJ (Mary Jane, Mery Joane)


daun ganja mengandung zat psikoaktif THC (Delta-9 TetraHydroxyCannabinol) yg mana membuat sensasi nikmat, damai, terbang tinggi, ngeFLY.

Disamping zat altif THC , daun serta bunga nya juga mengandung zat CBD (CannaBiDiol) yg merupakan obat pereda Nyeri, anti radang tingkat dewa, anti depresant juga. zat CBD ini terkenal karena kehebatannya yaitu dalam membunuh sel2 tumor, kanker, radang, dll. 


Ganja ada banyak jenis/varietasnya, diantaranya

- Cannabis Sativa = merupakan ganja  yg paling umum, karena bikin orang teler, tinggi. kadar THC paling tinggi dibanding zat CBDnya.

- Cannabis Indica = ganja obat, yg mana kadar CBD nya lebih tinggi daripada kadar THC nya. jadi disebut Ganja Medis karena kurang bisa membuat orang teler, giting tapi lebih ke arah medis, penyembuhan.

– Cannabis RuderalisG

Ganja dengan jenis ini memiliki ciri fisik, yaitu tinggi pohon nya 60 cm, daun bagian tengah berukuran lebih lebar dan panjang tetapi daun di ke dua sisinya berukuran kecil. Tumbuhan ganja ini asalnya sama dengan jenis tumbuhan ganja Cannabis Sativa, yaitu dari Meksiko, Kolumbia, Amerika Tengah, dan Asia Tenggara. Sama dengan Cannabis Indica, kandungan CBD nya lebih tinggi daripada THC nya.

Infografis Pro Kontra Ganja. (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
tanaman ini juga belum pernah saya coba, karena perederannya makin susah saat ini, padahal dulu waktu tahun 90an banyak waktu sy masih sekolah smp-sma,. namun dasar saya anak alim, kuper, jadinya kurang gaul, jadinya ga keburu pernah coba.

Ganja termasuk Golongan Depresant, penenang, Halusinogen, yg mana membuat pemakai merasa nikmat, super tenang, tinggi, seperti melayang, terbang tinggi keawan.
Istilahnya GiTing (laGi Tinggi).

Ganja dapat dipakai dengan cara dibakar lalu uapnya dihirup (sperti rokok tembakau) maka asapnya akan masuk ke darah melalui paru2 dan sampai ke Otak yg dapat berefek psikoaktif (ngeFLY) tersebut.

bisa juga dijadikan bumbu masak, dimakan, maka efeknya masakan/sayur akan lebih berasa nikmat, jadinya bikin orang lahap, napsu makan, akibatnya jadi mau makan melulu.

Karena masih dilarang maka banyak dijual di pasar gelap/Black Market, banyak diselundupkan, yg mana jika ketangkep resikonya cukup tinggi yaitu dipenjara , bayar uang tebusan yg bisa dibilang cukup besar.

Rawan penipuan juga, karena cukup susah menjual & membelinya, tidak bisa melalui marketplace onlineshop yg mana bisa menghindari/mengurangi terjadinya tindak penipuan/fraud.
Taktik sang penipu bermacam² diantaranya : Bisa memasang foto² dan juga video² yg sangat meyakinkan di website, media sosial, seperti instagram,  facebook, dkk.

Bisa juga memberi janji² manis, yaitu setelah uang kita transfer lalu, nanti akan dikabarin titik temunya. Eh taunya kebesokannya, tiba² si penjual bilang kalo paket yg dibeli kehabisan, sisa paket yg diatasnya yg mana harganya lebih mahal.

Trik ini disebut skema Ponzi atau pig butchering, yg mana kita (ibarat babi yg akan dipenggal) akan dibuat seolah² penasaran agar mau lagi mentransfer uang dengan diiming²kan bermacam², yg mana hal itu hanya trik tipuan licik.
Saya pun pengalaman akhirnya tertipu juga, untungnya hanya sebesar Rp. 110.000 saja, yaitu pahe(paket hemat 10gram) .

Kesalahan & kebodohan saya adalah karena saya terlalu nafsu ingin mencobanya namun saya tidak melakukan videocall tapi hanya chatt saja.  

Perlu diingat jika kita menelepon, chat, videocall maka akan bisa

Lalu setelah sadar ditipu, maka si penjual langsung menghilang, akun di instagramnya langsung dihapusnya.

Akhirnya saya pun kapok & jera, lagipula andai saya mendapatkannya, akan ada perasaan waswas, cemas, takut juga, karena kalo sampe ditelusuri oleh polisi, kalo sampe ketauan maka bakal habis , bakal rugi makin banyak, (uang, perasaan, tenaga, dll) apalagi menyangkut barang haram.

Masalahnya di indonesia , ganja masih termasuk barang terlarang, sama seperti sabu, kokain, ecstasy, heroin, dll. Jadinya memiliki apalagi mengedarkannya bakal dihukum berat.

Ibarat kata, mana ada barang terlarang yg udah jelas² susah & jarang banget dijual dengan harga murah gitu.. mau juga pasti mahal & apa harus segila itu kah..

Maka sudah pasti cara bertransaksinya harus dengan ketemuan secara langsung, ga bisa kalo pake onlineshop, karena beresiko sangat tinggi ketauan, kelacak data²nya.

Maka dari itu belajar dari pengalaman tersebut akhirnya saya pun tobat & gak mau, gak berani lagi neko², macem² cari perkara, masalah lagi. 

Jadi kalau penasaran mau mencoba merasakan ganja, maka lebih baik & lebih aman dengan piknik ke negara yg sudah membebaskannya seperti Thailand yg terdekat & termurah.
 
 
Jika saya membaca berbagai berita di internet, akan banyak sekali pemakai maupun petani yg ditangkap dan dihukum oleh Polisi, entah itu dipenjara atau disiksa dan sebagainya. Padahal ada juga yg bertujuan untuk mengobati penyakit dan umumnya penyakit berat & mematikan seperti Kanker, Cerebral Palsy, Epilepsi dan berbagai,

Hal ini sangat amat miris padahal negara indonesia yg katanya demokrasi ini, soal tanaman saja sampai segitu kejamnya. padahal ganja hanyalah sejenis tanaman dan sudah terbukti banyak manfaatnya.

Hati Nurani saya pun berontak dan merasa bahwa negara sungguh kejam dan tidak adil, sudah seharusnya Para Pejabat Pemerintahan Indonesia sadar dan tidak buta serta tidak bebal (bodoh dan sombong serta keras kepala merasa dirinya yang paling benar sendiri).

Sudah banyak banget kasus-kasus ketidak-adilan padahal hanya untuk pengobatan saja. semisal kasus Fidelis, Musa, dan masih banyak lagi, yg sudah tidak bisa dihitung.

UU Narkotika No.35 Tahun 2009 sudah seharusnya diubah, karena sudah terlalu usang/kuno. Minimal tanaman Ganja dikeluarkan dari Narkotika Golongan 1, dan memang sudah seharusnya tidak dimasukan ke dalam Jenis Narkotika.

Namun entahlah, saya hanya bisa nge-blog aja, semua itu hanya kuasa dari Tuhan, yang pasti semua kekejaman, kejahatan pasti akan ada balasannya nanti.


KESIMPULAN :

saya belum pernah mencoba ganja sampai saat ini jadi cuma bisa berasumsi, beropini, menulis artikel dari sudut pandang, pola pikir sendiri.

saya hanya pernah mabuk miras (alcohol seperti vodka, beer, anggur merah, putih) dan saat mabok maka kita akan merasa pusing, puyeng, agak giting (lagi tinggi/high) , tenaga pun berasa banyak, ga berasa capek/lelah, pengen goyang ajep2 / tripping/dugem maka akan berasa nikmat, enak banget.
namun pas lagi mabok ada efek jeleknya yaitu kalo ada yg berinteraksi maka bawaannya pengen ribut/rusuh karena efek psikoaktif dari alcohol membuat otak jadi sedikit terganggu/kacau.

juga koordinasi motorik pun terganggu, maka jika berjalan akan terasa sempoyongan(ga bisa lurus)

kadang jika semakin banyak alcohol yg masuk kedalam tubuh dan melewati batas toleransi tubuh (yg mana relatif / tergantung berbeda2 tiap2 masing2 orang) jika saya akan mengalami rasa eneg dan akhirnya muntah.. kadang2 jika belum sampai eneg, maka akan mengantuk dan akhirnya teler dan tertidur..

Namun setelah 2-3 jam kemudian akan bangun sebentar utk. kencing. dan kadang jadi susah tidur lagi.

Mabok Miras(Alcohol) tidak/belum pernah membuat saya sampai halusinasi, terbang tinggi/nge-FLY.


lalu yg kedua, adalah mabok Kratom.
dosis mabok saya yaitu sekitar 2 sdm (sendok makan) full (menggunung) alias sekitar 35gram ++

efeknya memang agak seperti Obat Penenang namun jauh lebih ringan. tidak sampai membuat saya jadi ngeFLY. paling hanya berasa puyeng , keleyengan sedikit saja dan kadang mengantuk dan akhirnya tertidur.

Note : jika dalam dosis kecil/sedikit, maka akan menjadi Stimulan , Pereda Nyeri, Obat Cape/Lelah, dll.
Jika dalam dosis besar/tinggi maka akan menjadi sedative, depressant , pereda nyeri, obat cape/lelah.

Jadi yg saya tahu katanya kalo ganja itu efeknya membuat mabuk, halusinasi, kecanduan, dll. maka bisa saya simpulkan kalo ganja itu mungkin bisa dibilang cukup berbahaya dibanding tanaman sejenis misalnya kratom, kecubung, dkk.


Indonesia masih belum siap untuk melegalkan/membebaskan Ganja karena berbagai faktor dan akibat serta kebijakan/peraturan.  --> SAYA KOREKSI !!! yaitu SEHARUSNYA SUDAH AMAT SANGAT SIAP..
 
KARENA :
1. memiliki daerah penghasil varietas unggul seperti di Aceh, daerah Pegunungan lainnya.
2. memiliki konsumen dalam hal ini perokok yg sangat banyak. Bayangkan saja jika rokok saja sudah sedemikian lakunya , meski harga tetap dinaikan terus, namun tetap dibeli.. apalagi Ganja

3. memiliki banyak rakyat yg masih berprofesi sebagai petani. maka bisa dibayangkan jika mereka juga bertani ganja maka akan sangat terbantu kesejahteraan hidupnya.

4. Tingkat Kriminalitas seperti penyelundupan, penipuan, pembunuhan akan turun drastis. mengapa ? karena para pecandu akan cenderung teler, dan merasa bahagia jadinya malas untuk berbuat jahat.
juga jika ganja sudah sangat banyak stoknya dan mudah didapat maka otomatis harganya akan bisa turun, lebih murah, maka para penipu akan kehilangan profesinya dan mungkin malah beralih menjadi petani, pemakai juga.

5. Karena tingkat kriminalitas jauh turun, maka akan mengurangi BEBAN Negara dalam hal ini Para Polisi, dkk.  Karena tidak perlu capek2 harus menghukum para Pengedar dan Pemakai/Pecandu.

Negara pun bisa menghemat banyak uang untuk biaya Penjara, Kasih makan ke Narapidana, dll. Uangnya malah bisa dipakai untuk hal2 yg lebih bermanfaat seperti, memberi bibit, training rakyat cara menanam yg baik.

6. Akan banyak membantu Dunia Kesehatan, karena Ganja bisa mengobati banyak penyakit seperti Epilepsi, Cereblar Palsy, malah bisa menyembuhkan Diabetes, Darah Tinggi sampai ke penyakit yg paling hebat yaitu Tumor dan Kanker. Maka Pemerintah bisa lebih menghemat anggaran kesehatan yg paling besar yaitu BPJS.

Jadi Rakyat tidak perlu menderita lebih lama, lebih jauh lagi.. rakyat tidak perlu menghabiskan uangnya untuk berobat sana sini yg mana belum tentu sembuh.

7. Sangat mudah dan gampang, karena pengalaman masa lalu. Ganja sepertinya tidak ada apa-apanya dibanding dahulu kala saat Negara Indonesia pernah berjualan Opium/Candu, yg jauh lebih DAHSYAT dibanding Ganja.

8. Menjadi lahan bisnis yg sangat menguntungkan yaitu pada petani, Pengedar/Bandar akan laku karena banyak rakyat yg menjadi pecandu. Juga Lembaga Rehabilitasi akan kebanjiran pasien (bagi yg ingin sembuh).


Efek merugikannya diantaranya :
1. Mungkin akan banyak Rakyat yg teler, seperti orang bodoh, bego, dan menjadi pemadat, pecandu.
otomatis menjadi rakyat yg kurang produktif. Meski hal ini RELATIF tergantung dari banyak hal juga. Misalnya tidak semua orang mau menjadi pemadat, pecandu.

2. Mungkin akan menambah banyak jumlah asap -> Polusi udara bertambah karena rokok yg dibakar akan menghasilkan asap. Meski di sisi lain ganja bisa dikonsumsi sebagai penyedap masakan juga.

3. Mungkin akan menambah banyak kasus penyakit jiwa. Yang mana pengobatannya jauh lebih ringan dan murah, yaitu hanya perlu dikonselingin, didoakan, paling hanya minum obat penenang, narkotik lainnya.

4. Mungkin akan kembali ke Jaman Dahulu, yaitu seperti di ERA tahun '51 an ketika Negara sedang bangkrut akibat baru saja merdeka dari Peperangan. Maka agar bisa mendapat uang dengan cara cepat & mudah yaitu dengan Berjualan Candu / Opium.

5. Akan dibenci/dimusuhi negara yg anti Narkoba seperti Singapura, Jepang, dkk. Tapi itupun bukan masalah besar karena mereka yg lebih tergantung pada Indonesia.
 
6. Akan dibenci pihak2 yg tidak ingin terusik kepentingan bisnisnya yaitu misalnya Industri Farmasi, karena jika dengan Ganja saja penyakit mahal bisa sembuh, maka otomatis obat-obatan yg mahal pun menjadi kurang/tidak laku lagi.
Juga pihak pemilik kekuasaan (misalnya Polisi, BNN, dkk.) akan berkurang pemasukannya. Karena setiap Narkoba yg disita jika dijual lagi akan bisa laku mahal.


Jadi setelah menimang2 Untung Ruginya, maka saya sebagai orang awam & penulis artikel cupu pun SANGAT AMAT Mendukung LEGALISASI & LIBERALISASI (pembebasan) Ganja baik untuk kebutuhan Medis maupun Rekreasi, malah kalau bisa sekalian OPIUM/Candu juga. karena sudah terbukti memiliki banyak manfaat positif daripada negatifnya.

Terima kasih banyak sudah membaca dan semoga bermanfaat. Salam Damai Sejahtera dan Sukses Sehat Selalu.




No comments:

Post a Comment

Sedikit catatan mengenai tanaman ganja

Tumbuhan ganja  yaitu tumbuhan subtropis yang hanya bisa tumbuh di daerah pegunungan, dataran tinggi yg beriklim sejuk. Sebenarnya masih bis...